Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkab Jombang Gelar Bimtek Penyusunan Kertas Kerja Target PAD

JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang terus berkomitmen untuk mendorong kemandirian fiskal daerah. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan memastikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dihitung secara ilmiah, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Jombang secara resmi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kertas Kerja Target PAD.

Target PAD yang meleset—baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah—dapat mengganggu perencanaan belanja pembangunan daerah. Oleh karena itu, Bimtek ini digelar untuk:

•             Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi tata kelola keuangan daerah.

•             Menjamin ketepatan dan presisi dalam memetakan potensi pendapatan riil.

•             Menghindari spekulasi anggaran, sehingga target yang ditetapkan benar-benar berbasis data lapangan yang terukur.

Kegiatan strategis ini melibatkan seluruh elemen krusial dalam ekosistem pendapatan daerah, di antaranya:

•             Peserta: dihadiri langsung oleh seluruh Perangkat Daerah (PD) penghasil di lingkungan Pemkab Jombang, baik yang mengelola sektor Pajak Daerah maupun Retribusi Daerah.

•             Narasumber: menghadirkan tim ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang memberikan panduan strategis sekaligus asistensi teknis langsung kepada para aparatur.

Acara ini berlangsung secara intensif pada tanggal 22 dan 23 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Inspektorat Kabupaten Jombang, dengan menerapkan diskusi dua arah yang produktif.

Dalam bimtek ini, tim ahli BPKP membedah metodologi perhitungan potensi pajak dan retribusi yang ideal. Para perwakilan Perangkat Daerah dibimbing langsung untuk:

1.            Melakukan rincian analisis potensi dari tiap objek pajak dan retribusi.

2.            Menyusun draf kertas kerja target yang sinkron dengan regulasi terbaru.

3.            Memetakan kendala lapangan sekaligus merumuskan solusi digitalisasi atau intensifikasi pemungutan.

Melalui penguatan kapasitas ini, sinergi antarperangkat daerah penghasil di Kabupaten Jombang diharapkan semakin solid. Dengan proyeksi target PAD yang lebih presisi, Pemkab Jombang optimistis dapat mengamankan ruang fiskal yang sehat demi mendukung program pembangunan daerah yang berkelanjutan dan pro-rakyat.