RSUD Jombang yang membidangi Zona Integritas resmi memulai langkah: Pendampingan Pembangunan Zona Integritas. Ini bukan sekadar acara pembukaan atau foto bersama. Ini adalah titik mula transformasi pelayanan publik yang output dan outcomenya akan sangat detail dan terukur, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan layanan kesehatan di RSUD Jombang.

APA ITU ZONA INTEGRITAS?

Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang berkomitmen mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Bagi RSUD Jombang, ini berarti seluruh proses pelayanan—dari pendaftaran hingga pasien pulang—harus dijalankan dengan jujur, transparan, profesional, dan bebas dari pungutan liar (pungli), gratifikasi, serta praktik percaloan.

OUTPUT PENDAMPINGAN: APA YANG AKAN DIHASILKAN SECARA KONKRET?

Pendampingan dari Inspektorat tidak berhenti pada teori. Ada serangkaian output yang akan dibangun bersama:

1. Pemetaan Area Rawan Pungli & Gratifikasi

Seluruh titik layanan mulai dari pendaftaran, poliklinik, farmasi, hingga ruang rawat inap akan dipetakan risikonya. Di mana celah terjadinya permintaan uang tambahan? Di mana informasi sering tidak transparan? Semua diidentifikasi.

2. Standar Operasional Prosedur (SOP) Layanan yang Disempurnakan

Setiap alur pelayanan diperbaiki agar lebih sederhana, pasti, dan mudah dipahami. Tidak ada lagi kebingungan pasien harus ke mana atau berapa lama menunggu. SOP ini akan dipublikasikan secara terbuka.

3. Penguatan Sistem Pengaduan Masyarakat (SP4N-LAPOR!)

Akan dibangun dan disosialisasikan kanal pengaduan yang responsif. Setiap keluhan, kritik, dan laporan dugaan pungli bisa disampaikan secara anonim maupun terbuka, langsung ke tim yang berwenang menindaklanjuti.

4. Maklumat Pelayanan dan Pakta Integritas

Seluruh jajaran manajemen, dokter, perawat, hingga tenaga administrasi menandatangani komitmen tertulis untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa korupsi. Maklumat ini akan dipajang di tempat umum sehingga bisa diawasi langsung oleh masyarakat.

5. Pelatihan Service Excellence & Anti-Corruption Awareness

Tidak hanya sistem, sumber daya manusia pun diperkuat. Pelatihan intensif tentang pelayanan prima, etika publik, serta pemahaman sanksi tegas bagi pelanggar integritas akan digelar secara berkala.

6. Sistem Monitoring & Evaluasi Internal yang Ketat

Inspektorat akan membantu membangun mekanisme pengawasan internal berlapis, sehingga setiap penyimpangan sekecil apa pun bisa terdeteksi dan diperbaiki sebelum sampai ke pasien.

OUTCOME: INILAH YANG AKAN DIRASAKAN SECARA NYATA OLEH MASYARAKAT JOMBANG!

Jika seluruh output di atas berhasil dijalankan dan RSUD Jombang sukses meraih predikat WBK/WBBM, maka outcome yang langsung dirasakan penerima layanan adalah:

🩺 1. Tidak Ada Lagi ‘Uang Pelicin’ dalam Bentuk Apa Pun

Mulai dari mengambil nomor antrian, mencari kamar rawat inap, hingga mengambil obat—tidak akan ada pegawai yang berani meminta sepeser pun di luar tarif resmi. Jika ada yang mencoba, sistem pengaduan kami memastikan pelaku ditindak tegas. Pasien cukup membayar sesuai ketentuan, menerima kuitansi resmi, dan fokus pada kesembuhan.

⏱️ 2. Kepastian Waktu dan Kejelasan Antrian

Sistem antrian akan sangat transparan. Pasien bisa memantau sisa antrian secara real-time melalui layar informasi atau aplikasi. Tidak ada lagi praktik calo yang menawarkan nomor antrian lebih cepat dengan imbalan uang. Pasien datang, mendaftar (bahkan bisa online dari rumah), dan tahu persis kapan giliran pemeriksaan.

🤝 3. Pelayanan Ramah dan Tanpa Diskriminasi

Petugas rumah sakit—dari satpam, administrasi, perawat, hingga dokter—akan menyambut pasien dengan senyum, bersikap sopan, dan memberikan informasi sejelas-jelasnya. Setiap pasien diperlakukan setara, baik peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum. Tidak ada lagi cerita pasien BPJS yang dianaktirikan.

📢 4. Setiap Keluhan Pasien Didengar dan Ditindaklanjuti dalam Hitungan Hari

Jika pasien mengalami ketidaknyamanan atau melihat indikasi pelanggaran, bisa melapor melalui kotak pengaduan, SMS/WhatsApp center, atau aplikasi SP4N-LAPOR!. Tim khusus akan merespons dalam 1x24 jam dan memastikan penyelesaian maksimal 3x24 jam. Pasien pun akan mendapat umpan balik tentang tindakan yang diambil.

📋 5. Informasi Biaya dan Prosedur Terbuka untuk Umum

Seluruh tarif layanan—termasuk biaya tindakan, obat, dan akomodasi—akan dipublikasikan di papan informasi, website RSUD, dan aplikasi layanan. Pasi3n bisa menghitung sendiri estimasi biaya sebelum berobat. Tidak ada lagi kejutan biaya yang membengkak karena ketidakjelasan administrasi.

💉 6. Fokus Pelayanan Kembali ke Mutu Kesehatan

Fokus pegawai sepenuhnya dicurahkan untuk peningkatan mutu layanan kesehatan: diagnosis lebih teliti, perawatan lebih optimal, dan pemulihan pasien lebih cepat.

🔒 7. Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan Rumah Sakit

RSUD Jombang menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi pasien, keluarga, dan pengunjung. Area parkir tertata, ruang tunggu bersih dan nyaman, serta kehadiran petugas keamanan yang memastikan tidak ada pihak luar yang mencoba bermain calo atau memanfaatkan keluarga pasien.

PERAN APA YANG BISA MASYARAKAT LAKUKAN?

Keberhasilan Zona Integritas bukan hanya tugas Inspektorat atau RSUD Jombang sebagai penyedia layanan. Ini adalah kerja bersama. Masyarakat sebagai penerima layanan adalah sumber informasi ats keberhasilan atau kegagalan dalam pelayanan. Maka jangan ragu untuk:

· Memantau apakah pelayanan sudah sesuai maklumat yang dipajang.

· Melaporkan setiap praktik pungli, calo, atau ketidakramahan.

· Memberikan saran dan masukan melalui kanal resmi.

· Menyebarkan informasi positif ini agar lebih banyak warga yang tahu haknya.

Hanya dengan partisipasi aktif pengguna layanan, RSUD Jombang akan benar-benar bisa menjadi rumah sakit milik rakyat, yang bersih, melayani, dan menyehatkan.

 

Bersama kami melangkah hari ini. Mewujudkan output dan meraih outcome sebagai bukti nyata komitmen kami.

Dari Jombang, untuk Indonesia yang lebih bersih dan melayani.