Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar serangkaian acara yang meriah dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud syukur atas kemerdekaan yang telah diraih, tetapi juga sebagai momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 antara lain:

1.  Pekan Olah Raga (POR) Kabupaten Jombang (7 Agustus 2025)

Pekan Olah Raga Kabupaten Jombang (PORKAB) dilaksanakan di Lapangan Pemkab Jombang dan diikuti oleh seluruh Perangkat Daerah dan Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) yang ada di Kabupaten Jombang. PORKAB dibuka dengan defile yang ditampilkan oleh masing-masing Perangkat Daerah dan PERUMDA, lalu dilanjutkan dengan rangkaian lomba antara lain bola voli kehormatan, tarik tambang, balap karung, dan teropang panjang/bakiak.

2.  Malam Tasyakuran (16 Agustus 2025)

Malam Tasyakuran HUT ke-80 Kemerdekaan RI dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Sabtu malam, dipenuhi suasana khidmat dan kebersamaan. Acara dihadiri oleh Bupati Jombang WARSUBI, S.H., M.Si. bersama Wakil Bupati Jombang M. SALMANUDIN, S.Ag., M.Pd., jajaran Forkopimda, para alim ulama, tokoh lintas agama, hingga masyarakat yang ikut berkumpul dalam doa bersama dan tasyakuran kemerdekaan.

3.  Upacara Kemerdekaan HUT RI ke-80 (17 Agustus 2025)

Puncak peringatan HUT RI dilaksanakan di Alun-Alun Kabupaten Jombang. Upacara pengibaran bendera di pagi hari dipimpin langsung oleh Bupati Jombang. Upacara ini juga dimeriahkan oleh pasukan Paskibraka terpilih dari seluruh SMA/SMK di Jombang. Lalu pada sore hari, Upacara Penurunan Bendera dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Jombang, dan dimeriahkan oleh penampilan aubade dari paduan suara Pemkab Jombang dan atraksi Polisi Cilik.

4.  Malam Resepsi Kenegaraan (17 Agustus 2025)

Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-80 RI dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang. Malam penuh makna ini dihadiri Bupati Jombang, bersama Wakil Bupati, Forkopimda, alim ulama, para veteran, hingga tokoh masyarakat. Malam resepsi juga dimeriahkan dengan persembahan seni budaya, drama kolosal, serta penghargaan bagi ASN berprestasi. Kehadiran para orang tua Paskibraka pun menambah suasana haru sekaligus membanggakan.

5.  Gowes Bareng (22 Agustus 2025)

Gowes Bareng merupakan kegiatan Sepeda Sehat yang diikuti oleh masyarakat umum, pelajar, komunitas sepeda, serta instansi pemerintah, dengan Start dan Finish di lapangan Pemkab Jombang. Dalam acara sepeda sehat juga terdapat berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang dibagikan setelah pelaksanaan sepeda sehat selesai dilaksanakan.

6.  Karnaval (23 Agustus 2025)

Karnaval Mobil Hias dan Hasil Bumi bertujuan untuk memupuk semangat nasionalisme, melestarikan budaya lokal, serta memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia. Karnaval ini menampilkan berbagai mobil hias yang didekorasi dengan nuansa kemerdekaan, kebudayaan daerah, serta kreativitas masyarakat. Tak hanya menonjolkan aspek estetika, mobil-mobil tersebut juga membawa serta hasil bumi lokal, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, rempah-rempah, dan produk pertanian lainnya, sebagai simbol kesejahteraan dan potensi daerah.

7.  Gerak Jalan ROJO (30 Agustus 2025)

Gerak Jalan ROJO (Ngoro-Jombang) merupakan acara terakhir yang dilaksanakan dalam rangkaian acara Kemerdekaan HUT RI ke-80. Gerak Jalan ROJO akan dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2025 Start di PUSDIKLATCAB Jombang (Jl. Kawi No.36, Ngoro, Jombang) dan Finish di Kebon Rojo Jombang (Jl. KH. Wahid Hasyim, Kepanjen, Jombang) dengan rute kurang lebih sejauh 17 km dan terbuka untuk umum. Pendaftaran dibuka dari tanggal 1 - 27 Agustus 2025 melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang.

Semangat perayaan kemerdekaan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan cinta tanah air tetap hidup di tengah masyarakat Jombang. Peringatan HUT RI ke-80 ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan semangat nasionalisme dan memperkuat pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat.